Sabtu, 03 Agustus 2013

Ca Oksalat


Bentuk Kristal Kalsium Oksalat (Ca Oksalat)

Kristal kalsium oksalat umumnya terdapat pada sel kortek dan sel parenkim floem dan parenkim xilem. Kristal kalsium oksalat terbentuk ketika asam oksalat yang bersifat racun bagi tumbuhan dimetabolisme dengan ion kalsium sehingga terjadi pengendapan. Endapan-endapan ini kemudian membentuk kristal yang selanjutnya disebut kristal kalsium oksalat.
Sifat kristal kalsium oksalat, apabila ditambahkan asam cuka dan sedikit dipanaskan, maka akan terbentuk gelembung-gelembung gas karbondioksida. Selain menggunakan asam cuka, dapat pula digunakan asam klorida dan asam sulfat.

Salah satu
 benda ergastis yang menarik untuk diamati pada bidang anatomi tumbuhan adalah kristal kalsium oksalat (Ca oksalat). Kristal kalsium oksalat mempunyai beragam bentuk, bergantung jenis tumbuhannya. Berikut beberapa bentuk kristal kalsium oksalat yang dapat dijumpai di dalam sel-sel tumbuhan tertentu:a
1.            Bentuk druse, merupakan kristal yang berbentuk kelenjar atau globuse masses atau druse. Bentuk ini hanmya terdapat pada sel-sel tertentu. Bentuknya seringkali tidak beraturan, dapat serupa bintang, bulat, atau bentuk lainnya. Bentuk kristal kalsium oksalat ini dapat ditemukan pada sel-sel serat tangkai daun pepaya (Carica papaya), dan keberadaannya seringkali memenuhi lumen sel.
2.            Bentuk prisma teratur, biasanya terdapat dalam sel-sel di bawah epidermis daun jeruk(Citrus sp.) .
3.            Bentuk jarum, dapat ditemukan pada daun bunga pukul empat (Mirabilis jalapa).
4.            Bentuk butiran-butiran kecil, sering pula disebut kristal pasir. Bentuk kristal kalsium oksalat ini dapat ditemukan pada tangkai daun bayam (Amaranthus sp.).
5.            Bentuk rafida, atau bentuk jarum yang tersusun sejajar. Rafida dapat ditemukan pada kulit buah aren (Arenga pinnata), yaitu pada sel-sel dari bagian jaringan parenkim.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar